NEWS   18 February, 2021 | 5 Dibaca

Bayarind Jadi Solusi Ekosistem Pembayaran Digital Indonesia

Seiring pandemi Covid-19 yang masih terus dihadapi secara global, dunia digital juga terus berkembang dan menghadirkan berbagai kemudahan dalam menjalani kehidupan.

Berbagai sektor di Indonesia, juga berusaha untuk terus beradaptasi memadukan teknologi digital dengan berbagai kebutuhan masyarakat di masa pandemi. Salah satunya melalui sebuah ekosistem pembayaran digital bertajuk Bayarind.

"Bayarind adalah ekosistem pembayaran dimana terdapat layanan payment gateway, e-wallet, dan Point of Sales (POS) system," kata Setyo Harsoyo, CEO PT Sprint Asia Technology yang menaungi Bayarind, di Jakarta, Kamis (18/2/2021).

Setelah tiga tahun beroperasi, Setyo menyampaikan, Bayarind terus fokus pada visi yang dituju untuk jadi ekosistem pembayaran digital terbesar di Indonesia. "Dalam rangka memperkaya kehidupan semua orang dalam ekosistem tersebut, Bayarind menyediakan layanan transaksi yang aman, bersahabat dan mudah kapanpun serta dimanapun," paparnya.

Menurut Setyo, keunggulan Bayarind dibandingkan layanan sejenis terdapat pada 30 payment channel yang dapat terkoneksi dengan satu kali integrasi, serta e-wallet yang memudahkan user melakukan penyimpanan instrumen kartu.

"Bayarind merupakan satu-satunya e-wallet di Indonesia yang terintegrasi dengan e-commerce yang sudah terkoneksi dari merchant hingga pembeli dan terintegrasi dengan logistik yang ada," jelasnya.

Sejak pertama kali berdiri pada 18 Februari 2018, tambah Setyo, sudah banyak pencapaian yang diraih oleh Bayarind. Salah satunya, pada 2020 lalu, Bayarind Shop diluncurkan sebagai marketplace dengan berbagai macam line of business (LOB) untuk memudahkan para pengguna ataupun calon pengguna dalam berbelanja berbagai jenis produk yang di inginkan.

Selain itu, saat ini sudah ada lebih dari 1.000 merchant yang sudah bergabung dengan Bayarind, dengan lebih dari 12 LOB yang tersedia, mulai food and beverages, fashion, electronic, services hingga otomotif. Hal ini juga berjalan seiring dengan bergabungnya sejumlah merchant offline yang tersebar di Jabodetabek, Surabaya, Malang dan Belitung.

"Adapun yang terbaru di 2021, kami bekerja sama dengan Unfinished Coffee milik artis dan selebritas, Mario Lawalata, yang melangsungkan grand launching bersamaan dengan perayaan ulang tahun ke-3 Bayarind,” tandas Setyo.


KEMBALI KE ATAS